Postingan

MICROBIOLOGY IN THE PHARMACEUTICAL INDUSTRY (MIKROBIOLOGY PADA INDUSTRI FARMASI)

Dalam biofarmasi industri pada suatu perusahaan, umumnya akan memproduksi sebuah obat-obatan seperti aspirin, peptida, protein dalam bentuk antibodi. Pada salah satu perusahaan bernama Boehtinger Ingelheim terjadi peningkatan penjualan selama 5 tahun semenjak 2015. Pada setiap perusaahaan umumnya memiliki GMP, yaitu sebuah konsep manajemen yang berbentuk prosedur dan cara kerja untuk menghasilkan produk, dimana seluruh produk yang dihasilkan ini wajib memenuhi standar yang ada. Standar kualitas ditetapkan sesuai dengan jenis obat dan pengaruhnya terhadap faktor eksternal (lingkungan, manusia). GMP harus digunakan pada proses memproduksi obat, memproduksi API (Active pharmaceutical ingredient), pengujian obat, pengemasan obat, dan media yang digunakan untuk memproduksi obat. Dari GMP muncul banyak konsep lagi dalam memanajemen suatu struktur perusahaan yang lain, yaitu GLP (Good Laboratory Practice), GCP (Good Clinical Practice), GSP (Good Storage Practice), GDP (Good Distribution Pract...

PENGENDALIAN MIKROORGANISME

❖ Faktor yang mempengaruhi terbunuhnya mikroorganisme: 1. Jenis mikroorganisme Setiap mikroorganisme memiliki komposisi biokimia dan ketahanan mereka masing-asing untuk mempertahankan hidup. Urutan mikroorganisme dari yang ketahanan hidupnya paling tinggi sampai rendah adalah sebagai berikut, 1) Prions 2) Bacterial spores 3) Mycobacteria 4) Nonlipid viruses 5) Fungi 6) Bacteria 7) Lipid viruses 2. Jumlah mikroorganisme Semakin banyak jumlah mikroorganisme, maka semakin lama waktu untuk membunuh mikroorganisme tersebut. 3. Konsentrasi agen Jumlah agen yang ada dan target mikroorganisme harus tepat. Contoh adalah membunuh mikroorganisme menggunakan ethanol, maka konsentrasi ethanol harus tepat. Apabila konsentrasi ethanol yang digunakan terlalu banyak, maka dapat terjadi evaporasi. Selain itu, ethanol tersebut dapat berbahaya bagi kulit apabila konsentrasinya terlalu tinggi. 4. Sifat permukaan Instrumen membutuhkan jumlah desinfektan yang tepat. 5. Waktu dalam membunuh mikroorganisme Con...

PENGARUH WATER BALLAST TERHADAP BIOTA LAUT

Gambar
Pencemaran atau polusi adalah suatu kondisi yang berubah dari bentuk asal menjadi keadaan yang lebih buruk. Pergeseran tatanan bentuk ini dapat terjadi sebagai akibat dari masuknya bahan-bahan  pencemar atau polutan. Polutan  mempunyai  daya racun yang dapat membuat keadaan lebih buruk dari kondisi aslinya sehingga memicu terjadinya pencemaran (Palar,1994). Pada wilayah pelabuhan umumnya didominasi oleh tiga kategori penyebab pencemaran, salah satunya ialah akibat pembuangan air balas (Balwa, A.F. dkk, 2016). Menurut Siburan R., dkk (2017), pembuangan air balas pada perjalanan kapal dapat menyebabkan penurunan kualitas air laut karena pembuangan air balas terkadang masih mengandung minyak dan oli akibat bocoran serta tumpahan saat pembongkaran muatan pada kapal. Perjalanan kapal dengan water ballast telah mengakibatkan transfer organisme air tawar dan laut secara besar-besaran melewati batas geografis serta dapat menghambat proses penyebaran dan mutasi gen pada o...

SENYAWA PENYUSUN SEL

Gambar